Isolasi Mandiri? 6 Aktivitas Ini Bisa Mengurangi Stresmu Loh

Untuk menyimbolkan isolasi mandiri adalah tetap di rumah saja

Isolasi Mandiri? 6 Aktivitas Ini Bisa Mengurangi Stres Kamu Loh!

Konon katanya, isolasi mandiri dapat menyebabkan stres. Benar atau salah ya?

Unsplash.com

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Tahukah kamu, bahwa pikiran seseorang juga dapat mempengaruhi imunitas tubuh? Apalagi pasien COVID-19 yang sangat bergantung dengan imunitas tubuh.

Hampir 99% pasien Covid di dunia, terinfeksi dalam keadaan yang ringan. Mereka tidak menerima perawatan di rumah sakit, tetapi harus melakukan isolasi mandiri di rumah. 

Kesepian dan rasa bosan cenderung dirasakan seseorang yang sedang melakukan isolasi mandiri. Meskipun keadaan fisik yang sehat merupakan sesuatu yang patut disyukuri, tetapi kesehatan mental juga sesuatu yang harus dijaga.

Baca juga : 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Disaat Pandemi Covid – 19

Simak yuk beberapa aktivitas yang bukan hanya menghabiskan waktu, melainkan juga dapat mengurangi rasa stres saat isolasi mandiri!

1. Melukis

Tahukah kamu dengan menyalurkan kreativitas, kamu bisa mengurangi stress? Melukis merupakan salah satu media penyalur kreativitas. Ketika kreativitas kita tersalurkan, otomatis stress mu juga bisa berkurang. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of The American Art Therapy Association, dikatakan melakukan aktivitas kreatif selama 45 menit dapat mengurangi stres. Aktifitas melukis ini bisa kamu lakukan saat kamu harus isolasi mandiri.

Salah satu manfaat melukis bagi kesehatan mental, yaitu melukis bisa menjadi sarana kamu untuk meluapkan perasaan kamu melalui seni. Tidak hanya menyenangkan, melukis juga bisa mememani kamu melewati waktu sendirimu.

melukis dapat menyalurkan kreatifitas sehingga stres bisa berkurang saat isolasi mandiri.

Melukis dapat mengurangi rasa bosan saat isolasi mandiri

Jangan bingung memulai dari mana. Karena sekarang sangat banyak yang menjual alat melukis yang bisa langsung diantar kemanapun kamu berada. Banyak juga yang membuka kelas lukis virtual dimana kamu bisa bertemu dengan teman baru yang mempunyai hobi yang sama. Menyenangkan kan?

2. Membaca Buku

Hobi membaca merupakan salah satu hobi terbaik. Dengan membaca baik itu novel fiksi, nonfiksi, self-improvement, maupun koran dapat menambah wawasan, bahkan juga menghibur perasaanmu.

Dalam sebuah penelitian, 30 menit membaca buku dapat menurunkan stress-level seseorang. Tak hanya itu, membaca buku juga dapat menurukan tekanan darah dan menenangkan detak jatung. Sehingga, manfaatnya bisa sama efektifnya dengan yoga loh.

Membaca buku saat di rumah untuk menghilangkan stres saat isolasi mandiri.

Oleh karena itu, membaca buku dipercayai dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang dan mengurangi stress. Terkadang kita merasa sering terlalu sibuk untuk membaca buku. Mungkin saat isolasi mandiri bisa menjadi waktu terbaik kamu untuk memulai hobi yang sangat bermanfaat ini. Jadi, buku apa yang pertama kali ingin kamu baca?

Simak juga : Rekomendasi Buku Self-Improvement Menurut Salurehat

3. Olaraga Ringan dan Meditasi

Olahraga ringan seperti yoga, bahkan pemanasan sangat baik untuk dilakukan saat kamu isolasi mandiri. Terdapat banyak manfaat meditasi.

Menurut Healthline, meditasi bisa mengurangi stress, menurukan tekanan darah, mengurangi rasa cemas, dan beragam manfaat bagi kesehatan lainnya. Meditasi juga sangat mudah untuk dilakukan di rumah, di kamar atau dimanapun yang bisa membuat kamu merasa nyaman.

Yoga sangat baik untuk mengurangi stres saat isolasi mandiri.

Olahraga ringan dan meditasi sangatlah baik untuk kesehatan

Saat sedang olahraga ringan, tubuh kita tetap dapat mengelurkan hormon endorphine. Nah, hormon endorphine ini dapat meningkatkan mood kamu, sehingga merasa lebih bahagia loh.

Supaya lebih seru, olahraga ringan bisa kamu lakukan dengan mengukuti kelas-kelas virtual olahraga bersama-sama. Tenang saja, di masa pandemi ini banyak sekali  yang menyediakan virtual class online olahraga dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi live streaming seperti Youtube, Zoom, Google Meet, atau aplikasi lain sejenisnya. Jadi kamu bisa lebih semangat melakukan olahraga dimana pun dan kapanpun.

4. Menulis jurnal

Menulis jurnal bisa menjadi salah satu kegitan pelepas stres saat isolasi mandiri. Dengan menulis, kamu bisa meluapkan apapun perasaan kamu. Ini bisa menjadi alternatif kamu untuk melepas penat. Kamu bisa tuliskan apapun dalam jurnalmu, misalnya tentang apa yang sedang kamu alami hari ini, pencapaian apa yang kamu berhasil lalui, hingga hikmah yang kamu petik dari kejadian yang kamu alami seharian.

Apalagi, jika kamu menulis jurnal harian itu di malam hari, kegiatan ini bisa juga membuat tidurmu lebih nyenyak. Kok bisa? Karena hatimu lebih tenang dan mampu menerima atas apapun yang telah terjadi. Bahkan kamu jadi lebih mudah berterima kasih pada dirimu sendiri.

Seorang wanita sedang menuliskan jurnal harian untuk mengurangi stres saat isolasi mandiri

Kegiatan ini sangat lah bermanfaat bagi kesehatan mental seseorang. Manusia sebagai makhluk sosial, ketika sama sekali tidak bisa bersosialisasi, bisa-bisa berujung hingga tingkat frustasi. Coba deh tuangkan rasa frustasi kamu ke dalam sebuah tulisan. Setelah kamu berhasil menuangkannya dalam bentuk tulisan, kamu dapat merasa lebih lega, bahkan menjadi lebih produktif. Yeay!

Kegiatan ini juga sangat mudah dan murah dilakukan karena hanya memerlukan kertas dan alat tulis. Tapi, kalau kamu tipe orang yang lebih nyaman mengetik daripada menulis tangan, gak apa-apa kok kalau kamu tuangkan di blog pribadi kamu. Barangkali tulisan kamu bukan hanya bermanfaat bagi dirimu, tetapi juga bagi orang lain yang membacanya. Asyik banget kan?

5. Menambah Skill Baru

Saat isolasi mandiri, kamu bisa menyalurkan pikiran negatif dengan belajar hal-hal baru. Tentunya hal-hal baru ini dapat mendistraksi pikiran kamu dari hal-hal yang berbau negatif. Ini bisa jadi kesempatan untuk upgrade skill yang selama ini baru terbayang dalam pikiranmu.

Seseorang sedang belajar mengikuti kursus online untuk menghilangkan stres saat isolasi mandiri.

Belajar hal baru dapat manjadi kegiatan yang menyenangkan saat isolasi mandiri

Nah semenjak pandemi ini, tersedia banyak sekali kursus yang bisa dilakukan secara jarak jauh alias online-course. Apalagi beragam kursus itu bisa menjadi nilai tambah kamu di dunia profesional nantinya. Karena beberapa kursus juga menyediakan sertifikasi agar bisa kamu pakai ketika memperoleh pekerjaan baru selama pandemi ini. Kamu bisa belajar menguasai bahasa baru, belajar melukis, desain grafis, digital marketing, bahkan ilmu-ilmu seputar IT. Selain bisa menjadi kesibukan baru, belajar hal baru juga bisa mengurangi rasa insecure dalam diri yang sering dialami pada masa-masa quarter life crisis.

6. Bersantai 

Jika hari-hari kamu biasanya sibuk, luangkan sebagian momen kamu untuk bersantai. Kamu tidak harus produktif melakukan berbagai kegiatan secara terus menerus. Sesekali ciptakan waktumu untuk beristirahat penuh. Biarkan dirimu melepas penat sehari-hari. Bagaimana caranya? Kamu bisa menonton televisi, mendengarkan musik, menanam tanaman hias, atau bahkan menonton film/drama kesukaanmu yang dapat mendongkrak mood kamu.

menonton film dapat menghilangan stres.

Itu dia serangkaian kegiatan yang bisa kamu lakukan ketika melakukan isolasi mandiri. Apapun kegiatannya, lakukanlah yang membuat hatimu merasa bahagia. Sebab, itulah yang terpenting dalam hidup.

Kamu tidak perlu takut dengan isolasi mandiri. Sebaiknya juga, tidak perlu merasa dirimu paling menderita sampai kamu berlarut-larut dalam stres. Bukankah isolasi mandiri bisa kita jadikan sebagai momen yang tepat untuk merefleksikan diri? Sebab, ada banyak hal dalam hidup kita yang mungkin perlu kita renungkan dan evaluasi. Jangan lupa lakukan juga hal-hal yang membuatmu bahagia yang belum sempat kamu lakukan sebelumnya. Tetap semangat ya, Teman Rehat!