Apa itu Panic Attack? dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Panic Attack

Apa Itu Panic Attack? dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Panic Attack

Apa Itu Panic Attack

Panic Attack atau serangan panik adalah munculnya rasa takut dan gelisah yang berlebihan secara tiba – tiba dan terasa intens. tak jarang, panic attack muncul tanpa adanya gangguan mental apa pun. Kondisi ini ditandai dengan detak jantung yang berdegub kencang yang terus  bertambah cepat, nafas menjadi pendek, pusing, otot yang menjadi tegang, dan gemetar. Serangan panik dapat berlangsung beberapa waktu, bisa sebentar hingga waktu yang cukup lama.

Dikutip dari kompas, setiap tahunnya 1 dari 10 orang dewasa mengalami serangan panik atau panic attack. kabar buruknya lagi, serangan ini sering kali terjadi pada wanita. Sebenarnya, rasa cemas adalah hal yang wajar untuk kita rasakan sebagai manusia biasa, tetapi jika rasa cemas timbul secara intens, kecemasan itu dapat menghambat dan mengganggu kegiatan kita sehari – hari ya Teman Rehat.

Panic attack bukan lah hal yang dapat kita remeh kan lho Teman Rehat. Panic attack ini lebih berbahaya dari panik pada umumnya, dimana dapat merugikan banyak pihak, termasuk diri kita sendiri. Jika hal ini di abaikan, bisa fatal akibatnya, seperti, penderitanya akan hilang kendali atas diri mereka sendiri. Jika seseorang terkena serangan panik, mereka kebanyakan akan kehilangan kendali diri mereka bahkan mereka akan merasakan bahwa dirinya lepas dari diri sendiri.

Ada banyak pemicu yang menyebabkan seseorang terkena panic attack, antara lain adalah mengkonsumsi obat – obatan tertentu, mengalami sakit fisik tertentu dan lain sebagainya. Sementara, pemicu di bagian emosional dapat dari stress di kantor, fobia akan sesuatu, trauma masa lalu yang kelam dan lain sebagainya. Pada dasarnya, kita akan perna sekali mengalami gangguan ini, tetapi, jika sudah terlalu sering dan merasa terganggu dan dirugikan, kalian bisa langsung datang ke dokter, psikolog atau psikiater untuk memberikan penangan lebih lanjut.

Gejala Panic Attack

Saat seseorang mengalami panic attack, pasti ada gejala yang di tunjukan, mau itu gejala ringan bahkan gejala berat. Jika kamu merasakan gejala tersebut, maka kondisikan fikiran dan emosimu ya!, berikut gejala panic attack yang di rasakan oleh penderitanya.

1. Berkeringat Secara Berlebihan.

Biasanya, kalau panik memang sering keringetan ya Teman Rehat! tapi jangan langsung meng – diagnosis sendiri ya, kenali gejala lainnya juga.

2. Merasa Gelisah atau Berfikir Secara Irasional.

Saat mengalami panic attack, kita akan panik secara berlebihan, sampai kita ga sadar dengan yang kita lakukan. Gelisah adalah salah satu indikasi bahwa kamu sedang panic attack lho Teman Rehat, apa lagi sampai kamu berfikir yang irsional, maka kamu harus tenangkan diri terlebih dahulu ya!

3. Mulut Terasa Kering

Saat mengalami serangan panik, mulut akan terasa kering. Karena mungkin sudah terlalu panic dan bergerak terlalu banyak menyebabkan penderitanya dehidrasi.

4. Otot Menjadi Tegang

Karena panik yang berlebihan maka otot – otot penderitanya akan menjadi sangat tegang, ini diakibatkan penderita terlalu gelisah sehingga menyebabkan otot otot dibadan menjadi tegang.

5. Sesak di tenggorokan dan Kesulitan Bernafas

Umumnya jika orang sedang mengalami kegelisahan atau panik yang berlebihan, mereka akan sulit bernafas dan dada menjadi sesak. Ini diakibatkan karena saat gelisah atau panik yang berlebihan membuat degub jantung si penderita menjadi kencang, dan menyebabkan penderitanya kesulitan bernafas.

6. Gemetar

Tidak hanya saat terkena panic attack seseorang akan gemetaran, tapi di kondisi panik biasa pun orang juga kebanyakan mengalami gemetar. Tapi jika terkena serangan panik ini, si penderita akan mengalami gemetar yang lebih kencang disbanding orang yang hanya panik biasa.

7. Mual dan Diare

Ini sih, gejala yang sudah parah ya Teman Rehat, orang yang terkena serangan panik biasanya akan merasa mual dikarenakan panik yang tidak dapat terkontrol. Bahkan, mereka ada yang bisa sampai muntah dikarenakan mual saat terkena serangan panik ini. Untuk kejadian yang sangat parah, si penderita juga dapat mengalami diare dikarenakan rasa Lelah dan lemas yang dirasa ketika terserang panic attack.

Cara untuk Mengkontrol Panic Attack

Teman Rehat, jangan takut ya jika kalian mengalami panic attack, gangguan ini dapat kita control sendiri kok dengan hal – hal lain yang dapat mengalihkan perhatian kita. Dengan cara ini, kamu dapat mengkontrol diri mu jika terserang panic attack. Berikut beberapa cara untuk mengkontrol panic attack jika kamu mengalaminya.

1. Kenali Apa itu Panic Attack lebih dalam

Saat megalami Panic Attack, tentunya tubuh kita mengirimkan sinyal sinyal tertentu untuk memberi tahu jika kita terkena panic attack sehingga kita merasa ketakutan. Dalam situasi ini, tubuh kita pasti akan secara otomatis merespon dengan beberapa sensasi fisik maupun psikologis.

Kebanyakan dari penderita panic attack tidak menyadari bahwa dirinya sedang terkena serangan panik. Mereka mengira dirinya terkena serangan jantung. Maka dengan mengenali gejala, penyebab, serta sensasi sensasi yang terjadi saat panic attack menjadi penting untuk kamu ketahui.

 Dengan mengetahui semua itu lebih dalam, maka kita akan tau perbedaan panic attack dan gangguan lainnya, dan tau penangan seperti apa yang harus kita lakukan.

2. Tarik Nafas dalam – dalam lalu Buang secara perlahan.

Dengan menarik nafas dalam – dalam lalu buang secara perlahan, maka akan membuat kamu lebih rileks saat terkena panic attack. Pernapasan diafragma adalah pernapasan yang difokuskan pada rongga perut dan rongga dada yang membesar akibat paru-paru penuh terisi udara. 

Jadi, pas kamu melakukan jenis pernapasan ini,  bukan dada kamu yang naik turun, tapi perut kamu yang mengembang keluar-masuk. Ambil waktu lebih lama untuk menghembuskan napasmu daripada menghirup. Misalnya bisa diatur, menghirup selama tiga detik dan menghembuskan napas selama empat detik.

3. Meditasi

Meditasi adalah salah satu cara untuk mengenali emosi – emosi yang sedang kita rasakan dan hal – hal yang terjadi dalam hidup kita dalam keadaan sadar (mindful) lho Teman Rehat. Mindful merupakan sebuah jenis meditasi yang di gunakan untuk terapi gangguan – gangguan psikologis diantaranya panic attack.

 Dengan melakukan meditasi mindful dapat membantu kita untuk sadar diri sehingga kita bisa menjaga keseimbangan hidup serta memberi respons yang proporsional terhadap setiap kejadian yang kita hadapi.

4. Olah Raga dan makan dengan pola makan yang sehat.

Ber olahraga dapat meningkatkan kadar endorfin dalam tubuh yang efeknya dapat meredakan stres. Olah Raga terbukti dapat membantu kamu untuk menghindari panic attack, dan bisa menjadi obat yang efektif  bagi panic attack.

 Dan pola makan yang sehat pun sangat membantu kesehatan jiwa kita, karena dengan apa yang kita makan sehari hari, maka akan berdampak pula bagi kehidupan kita. Jadi Teman Rehat, jangan pernah malas untuk berolah raga dan menjaga pola makan yang sehat ya !

5. Yoga

Yoga dikenal sebagai terapi yang melibatkan tubuh dan pikiran yang seimbang. Yoga terbukti berpengaruh sangat positif terhadapa kesehatan mental seseorang, sehingga dia tidak mengalami panic attack.

Yoga dapat mengurangi beberapa gejala panic attack yang penderitanya hadapi dengan beberapa teknik yaitu, postur tubuh (asana), Kontrol napas (pranayama), relaksasi (yoganidra), dan meditasi.

Yoga bisa menjadi strategi kita dalam menghadapi panic attack. Dengan melakukan yoga, kita bisa lebih mengontrol emosi diri sehingga pada saat mengalami panic attack, kita bisa lebih mawas diri.

Nah Teman Rehat, begitu sedikit ulasan tentang panic attack, gejala dan cara mengatasinya. Semoga dapat membantu kamu dalam mengatasi gangguan ini, dan juga menjadi awareness buat kita semua tentang kesehatan mental. Agar jika diri kita sendiri dan orang yang berada di lingkungan kita terkena panic attack kita sudah tau harus bagaimana.