Cara Menghilangkan Depresi Dengan Mudah Dan Cepat​

cara menghilangkan depresi

Cara Menghilangkan Depresi Dengan Mudah Dan Cepat

Depresi merupakan gangguan pada perasaan seseorang sehingga dia merasa sedih dan cemas. Ciri-ciri orang depresi adalah kelihatan murung, tidak bersemangat, kadang terlihat ingin bermalas-malasan, dan mudah marah. Cara menghilangkan depresi tentu saja membutuhkan bantuan para ahli seperti dokter ataupun psikolog.

Table of Contents

cara menghilangkan depresi
Sumber: Freepik.com

Pengidap Depresi

Jika depresi berlangsung lama dan berkelanjutan akan menyebabkan terganggunya aktivitas harian hingga timbul rasa ingin mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Pada lain sisi, depresi ini kadang dianggap sesuatu yang umum terjadi di masyarakat. Padahal efek yang ditimbulkan sangatlah besar.

Menurut hasil penelitian, 80% masyarakat pernah mengidap depresi dalam waktu tertentu dalam hidupnya. Penyakit ini terjadi pada usia berapapun dan paling sering menyerang perempuan dibandingkan laki-laki.

 

Gangguan mental depresi bukanlah hanya sekadar keadaan merasa sedih dan merasa cemas. Masalah ini dapat berakibat fatal jika tidak ditangani lebih cepat. Jika terdapat gejala-gejala gangguan depresi, segera minta pertolongan para hali seperti dokter ataupun psikolog.

Ciri-Ciri Penderita Depresi

Ciri-ciri psikologi jika terganggu oleh depresi adalah:

  1. Mudah menangis
  2. Merasa cemas
  3. Merasa tidak bermanfaat
  4. Sering menyalahkan diri sendiri
  5. Terbebani oleh rasa bersalah
  6. Sensitif terhadap sesuatu
  7. Cepat marah
  8. Demotivasi
  9. Apatis terhadap lingkungan
  10. Gamoang terdistraksi oleh media social
  11. Kesulitan menyelesaikan tugas
  12. Insomnia secara terus-menerus
  13. Sering merasa pusing
  14. Tidak berselra untuk makan
  15. TImbul rasa untuk bunuh diri

Sedangkan secara fisik akan merasakan:

  1. Semakin kurus karena tidak selera makan
  2. Tidak bertenaga
  3. Selalu Lelah
  4. Pusing tanpa sebab
  5. Kurang konsentrasi

Gejala yang paling parah sering muncul saat penderita melukai diri sendiri. Kejadian traumatis yang terjadi pada penderita memang dapat menyebabkan luka perasaan yang sangat dalam. Contoh peristiwa traumatis yang umunya terjadi adalah kehilangan orang tersayang, mendapatkan perlakukan kekerasan, masalah pada pendidikan atau karir/pekerjaan, konflik rumah tangga, dan lain sebagainya.

 

Gejala depresi tersebut tentu saja perlu segera mendapatkan penanganan oleh professional. Untuk segera mendapatkan penanganan, hubungi dokter umum, dokter kejiwaan, ataupun psikolog terdekat. Pendekatan yang tepat bila dalam kondisi tersebut adalah mengubah pola hidup kearah yang lebih positif.

Sebenarnya tidak hanya depresi yang dapat berefek pada perlakuan menyiksa diri sendiri, gangguan stress setelah mengalami trauma juga dapat berefek pada hal tersebut.

Sebenarnya tidak cukup jika penanganan depresi hanya dengan diri sendiri. Kamu perlu memeriksakan diri pada ahlinya seperti dokter ataupun psikolog. Karena diagnosis seperti itu tidak boleh tertangani  oleh sembarang orang. Perlu dilakukuan pemeriksaan yang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Cara Menghilangkan Depresi

Untuk sementara ini, kamu bisa melakukan pencegahan oleh diri sendiri terlebih dahulu.

Berikut cara menghilangkan depresi yang dapat kamu lakukan:

cara menghilangkan depresi

Melakukan Olahraga

Beraktivitas dan menggerakkan tubuh akan membuat mood semakin bagus. Selain itu tubuh juga akan merasa lebih segar karena peredaran darah semakin lancer dan sirkulasi oksigen terpenuhi. Hindari olahraga yang berat-berat di awal. Pikiran juga akan semakin positif jika berolahraga bersama teman-teman ataupun keluarga.

Berpikiran Positif

Pikiran negatif pasti hadir dan menyelimuti jika sedang mengalami depresi. Kesadaran terhadap diri sendiri bisa meningkat agar hal-hal positif dalam pikiran bisa mendominasi. Hal tersebut sangat membantu dalam mengatasi perilaku negatif agar lebih sehat.

Mencari Teman Sejati

Jangan pernah sendirian jika sedang memiliki masalah pada pikiran. Jangan banyak mengurung diri, berkhayal tidak jelas, atau meratapi nasib secara berlebihan. Kamu bisa berbagi masalah pada teman ataupun keluargamu. Luapkan ceritamu pada orang yang kamu percaya. Hal tersebut akan membuat hatimu semakin lega karena sudah berbagi perasaan.

 

Kamu juga bisa memperbaiki hubungan dengan keluarga , sahabat, maupun orang-orang di sekitar kamu dengan berlaku lebih empati dan santun.

 

Menyelesaikan Masalah Secara Perlahan

Menyelesaikan masalah secara bertahap adalah kunci dari terbebasnya kita dari rasa bersalah. Hal itu juga akan memberikan apresiasi pada diri sendiri ketika kita mampu menyelesaikan masalah tertentu.

 

Pola Hidup Sehat

Kamu perlu mengatur hal-hal apa yang kamu lakukan tiap harinya agar lebih sehat. Yang paling terlihat ketika pola hidup tidak sehat adalah jadwal tidur. Mulailah untuk tidak menganggap remeh insomnia yang terjadi secara berkelanjutan.

 

Kurang tidur hanya akan memperburuk kondisi mental. Banyak para ahli yang menyarankan untuk tidur di waktu yang sama  setiap malam dan bangun di waktu yang sama juga di setiap harinya.

 

Meditasi

Hal efektif yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi depresi adalah melakukan meditasi. Gangguan yang paling terasa saat mengalami gangguan tersebut adalah bagian otak.

Lakukan meditasi secara rutin setiap hari untuk mendapatkan fokus yang baik. Minimalm meditasi dilakukan selama 30 menit tiap pagi sebelum melakukan aktivtias harian.

Terapkan Diet Sehat

Pastikan tidak telat makan setiap hari. Meski tidak dapat menyembuhkan depresi secara keseluruhan, tapi diet yang sehat dan makan yang teratur dapat memberikan energi yang maksimal.

 

Kamu bisa mencoba untuk menghindari makanan cepat saji. Konsumsi lemak yang sehat juga dapat meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh. Jauhkan dari hal-hal yang mengandung alkohol dan narkoba karena mengandung depresan dan efek tenang yang diberikan dari alkohol hanya bersifat sementara dan tidak bisa mengobati depresi.

Beraktivitas Di Luar Rumah

Mengurung diri sering kali jadi jalan pelampiasan oleh para penderita depresi. Padahal ini adalah cara yang kurang baik untuk meredakan gangguan dalam otak. Cobalah mencari ketenangan di luar rumah. Cahaya matahari dan udara segar dapat membantu mood kamu menjadi lebih baik.

Jangan Biarkan Dirimu Sendirian

Terjebak dalam pikiran sendiri sering terjadi pada orang yang menderita depresi. Kamu perlu terhubung dengan orang-orang baik yang ada di sekitarmu. Jika kamu bersama orang yang sayang dan peduli sama kamu, depresi tersebut akan cepat teratasi.

 

Dan jika kamu sendirian, sangat sulit menjaga akal sehat dan menjauhkan pikiran dari hal-hal negatif.

Dari laman Psycom, seorang yang menderita depresi terus-menerus secara berkelanjutan mengingat memori buruk dan ingatan yang traumatis. Pikiran jadi susah untuk dikendalikan.

Pada momen tersebut, disarankan untuk penderita agar terus-menerus berusaha melawan memori negatif tersebut dengan ingatan-ingatan yang lebih positif. Contohnya, momen saat kita membahagiakan orang tua kita dengan prestasi kita di masa lampau. Cobalah untuk memaksa sedikit ingatan-ingatan positif tersebut untuk membuat kita merasa lebih baik.

 

Kapan Harus Menghubungi Dokter atau Psikolog?

Hubungi tim ahli professional jika kamu sudah merasakan ciri-ciri depresi yang sudah memberatkan fisik dan emosimu. Semakin kamu menyegerakan pencegahan maupun pengobatan, semakin cepat pula ciri-ciri depresi ataupun gejalanya dapat tertangani. Karena keterlambatan penanganan juga akan mengakibatkan komplikasi.

Segera minta pertolongan jika ada teman kamu atau diri kamu sendiri yang bisa saja mencelakakan orang lain atas apa yang kamu rasakan. Karena penderita depresi seringkali tidak merasakan kesadaran atas apa yang sedang dialaminya.