Hari Hutan Sedunia 2021, Hutan Indonesia Apa Kabar?

hari hutan sedunia 2021

Hari Hutan Sedunia 2021, Hutan Indonesia Apa Kabar?

Hari hutan sedunia atau dalam Bahasa inggris dikenal dengan World Forest Day, ditetapkan oleh PBB pada tanggal 21 Maret 2012. Tujuan hari hutan sedunia adalah untuk mengingatkan  kepada masyarakat tentang pentingnya hutan bagi kelangsungan hidup manusia.

hari hutan sedunia 2021

Table of Contents

Hari Hutan Sedunia 2021 mengangkat tema “Forest Restoration: a path to recovery and well-being”. Tahun ini, PBB ingin menyampaikan pesan tentang keterkaitan langsung antara kesehatan hutan dan kesehatan masyarakat. Hal ini didasarkan oleh masih banyak masyarakat yang mengandalkan asupan makanan keseharian dari hasil hutan. Kepercayaan akan restorasi hutan sebagai solusi bangkitnya dunia melawan krisis iklim global juga diangkat dalam perayaan tahun ini.

Peringatan ini didasarkan oleh kepentingan hari hutan sedunia dalam menjaga hutan dan melindunginya dengan lestari. Karena hutan dan makhluk hidup lainnya, khususnya manusia, memliki keterkaitan langsung maupun tidak langsung. Baik itu dalam sisi ekonomi, budaya, Pendidikan, dan aspek-aspek kehidupan lainnya.

Sejarah Hari Hutan Sedunia

Awalnya, hari hutan sedunia ini diperingati dengan nama World Forestry Day yang dimulai pada tahun 1971. Kemudian diadakan perayaan World Forestry Day pertama pada tahun 2007 di Bali .

Hingga mulai tahun 2013, namanya digantikan menjadi Hari Hutan Sedunia dan dirayakan oleh seluruh negara dengan tema tertentu dan berbeda setiap tahunnya.

Hari Hutan Sedunia Dari Tahun Ke Tahun

Pada tahun 2018 dirayakan dengan tema “Forest and Sustainable Cities”. Tema yang menyadarkan masyarakat agar memperbanyak ruang terbuka hijau di kota agar kota semakin nyaman untuk ditinggali. Maraknya pembangunan gedung-gedung tinggi dan menggusur pohon-pohon dipinggir jalan menjadi latar belakang permasalahan  yang diangkat pada perayaan tersebut.

Pada tahun 2019, World Forest Day dirayakan dengan tema “Forest and Education”. Pentingnya edukasi tentang hutan dan alam karena aktivitas manusia sering bergantung pada hutan. Tema ini didasarkan karena kurangnya perhatian manusia saat berinteraksi dan memanfaatkan alam agar tidak tereksploitasi dan disalahgunakan.

Tahun 2020 sekaligus perayaan yang ke delapan, negara-negara dunia merayakan International Day Of Forest dengan tema “Forest and BIodeiversity” yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Hal ini didasarkan oleh maraknya penggundulan hutan yang disebabkan oleh manusia tidak bertanggung jawab pada keanekaragaman hayati yang sudah terancam kepunahannya. Ada lebih dari 10 juta spesies tumbuhan, hewan, jamur, dan mikroorganisme yang hidup bersama manusia di bumi. Penggundulan hutan tersebut bukan hanya akan berdampak pada keanekaragaman hayati tersebut, tapi juga pada manusia karena sifat manusia yang bergantung pada eksistensi makhluk hidup lain.

Hutan Di Indonesia

Pemerintah sebagai pemangku kebijakan dan sector paling strategis dalam mengendalikan kelestarian hutan di Indonesia diharapkan dapat menangani pemanfaatan hutan agar tidak brutal. Karena ramainya terekspos oleh media terkait dengan pengubahan fungsi hutan menjadi perkebunan skala besar oleh para pemegang modal.

Berubahnya fungsi lahan di hutan-hutan Kalimantan dan Papua menjadi fungsi perkebunan dan pertambangan sudah sering diperbincangkan di media sosial. Di sini, konsistensi pemerintah dalam menjaga hutan dipertanyakan.

hari hutan 2021

Peran hutan di Indonesia untuk global sangatlah besar. Apalagi isu perubahan iklim global seakan menyoroti keadaan hutan di Indonesia yang semakin tereduksi. Akhir-akhir ini hutan di Indonesia menyusut drastis menjadi perkebunan sawit skala besar.

Data dari Kementerian lingkungan Hidup Pada tahun 2017 menunjukkan luas kawasan hutan Indonesia seluas 125,9 juta hektar. Selang dua tahun pada 2019 luas kawasan hutan Indonesia menyusut menjadi 94,1 juta hektar. Artinya terjadi alih fungsi lahan sebesar kurang lebih 32 juta hektar hanya dalam kurun 2 tahun

Penyebabnya tidak lain karena alasan mendongkrak perekonomian nasional di bidang perkebunan tanpa memikirkan dampaknya.

Harapannya, momentum perayaan Hari Hutan Sedunia 2021 bukan hanya menjadi ucapan seremonial belaka. Tetapi juga diikuti dengan kesadaran pemerintah dan para pemangku kebijakan lainnya agar memberikan kebijakan yang terbaik dalam menanggapi masalah ini. Dan tentu juga menyadarkan semua elemen masyrakat dunia tentang pentingnya hutan atas keberlangsungan hidup umat manusia, dan tetap menjaga kelesatarian hutan dengan memaanfaatkannya tanpa merusaknya.