Larangan Mudik? Inilah Cara Agar Tetap Bisa Mudik!

Larangan mudik

Larangan Mudik? Inilah Cara Agar Tetap Bisa Mudik!

Masih dengan situasi yang sama seperti Ramadhan 2020, kita masih dikelilingi dengan virus Covid-19. Data terakhir (10/04/2021) yang dilansir dari laman covid19.go.id menyatakan kasus terkonfirmasi positif corona telah mencapai angka 1.558.145 pasien.  Jumlah yang terus meningkat sudah sewajarnya mendorong pemerintah baru-baru ini untuk mengesahkan larangan mudik lebaran 2021 ini. Setuju kah kamu?

larangan mudik pemerintah
Larangan mudik dari Pemerintah berlaku 6-17 Mei | Sumber : Harianbhirawa.co.id

Daftar Isi

Covid-19 belum juga usai, sejumlah anjuran dan protokol kesehatan mau tidak mau harus kita ikuti demi saling menjaga satu sama lain. Namun, rasanya tetap tidak afdhol yaa kalau Idul Fitri nanti tidak pulang kampung dan bertemu sanak saudara jauh. Bagaimanapun melepas rindu dan ngobrol-ngobrol adalah kebutuhan sosial.

Tenang…  Meskipun pemerintah melarang mudik. Kamu tetap bisa mudik kok. Loh?  Melanggar dong? Tidak melanggar kok, asalkan kamu “mudik virtual”. Bagaimana caranya? Simak cara mudik virtual versi Salurehat berikut!

1. Bertemu via Video Call

Beragam aplikasi kini menawarkan fasilitas video call. Bukan hanya WhatsApp, tetapi juga ada aplikasi Zoom yang bisa kamu manfaatkan untuk ngobrol secara tatap muka.

Seseorang mengisolasi diri karena kondisi kesehatan, memang secara fisik tidak dapat keluar rumah, bahkan ada yang tidak tahu harus ke mana. StudiesTrusted Source menunjukkan bahwa ada hubungan antara video call dan berkurangnya perasaan kesepian karena isolasi sosial. Jadi meskipun mudik dilarang, kamu masih bisa melakukan video call dengan keluarga jauhmu. Bye-bye loneliness!

2. Bersalaman melalui Tiktok

Di hari raya nanti memang rasanya kurang seru kalau tidak ada sesi bersalam-salaman. Tapi berhubung Pemerintah sudah mengingatkan untuk social distancing, mau dikatakan apa lagi kita tak akan pernah satu? *Ehhh jangan nyanyi!  Bersalaman langsung dengan bersentuhan tangan sebaiknya jangan yaa. Apalagi, kalau kamu dan dia sama-sama tidak cuci tangan atau tanpa hand sanitizer. Siap-siap aja si virus menempel pada kulitmu dengan penuh suka cita.

Tetapi bersalaman bukan mustahil dilakukan kok. Kamu tetap bisa bersalaman melalui Tiktok. Masih gak percaya? Kamu dan keluargamu bisa saling membuat video bersalaman walau harus LDR. Nantinya video Tiktok tersebut bisa kamu edit dan gabung menjadi sebuah video Tiktok yang menarik. Seru kan? Bukan hanya kalian yang bahagia, tapi warga netizen yang menonton juga ketularan bahagia.

Salah satu contoh video Tiktok yang bisa menjadi inspirasimu adalah video Tiktok dari Koinworks ini. Kreatif banget ya? Bisa banget kamu coba Amati Tiru Modifikasi alias ATM. Hehe mulai dari sekarang bisa cicil konsepnya nih!

3. Bermaafan melalui Instagram Story

Tadi kita sudah bahas tentang bersalaman. Nah, kalau bermaafan gimana? Ini salah satu tradisi wajib yang biasanya kita lakukan saat mudik. Duh masalahnya Pemerintah melarang mudik nih! Sudahi menyalahkan pemerintah yaa. Ini kan demi kebaikan bersama. Benar atau betul?

Bermaafan bisa tetap kamu lakukan dengan memanfaatkan akun instagram yang setiap hari kamu buka. Siapa di antara kamu yang suka post Instastory? Rere yakin 90% Teman Rehat suka banget dengan aktifitas ini. Nah, coba deh buat konten tentang ucapan maafmu untuk keluarga jauhmu di sana. Jangan lupa tag akun instagram mereka dan tambahkan foto keluarga saat lebaran sebelum pandemi. Dijamin bikin terharu!

4. Kirim Hadiah Lewat Pak Kurir

Biasanya salah satu tradisi mudik yang tidak boleh terlewatkan juga adalah saling tukar hadiah. Adapun hadiahnya bisa berupa oleh-oleh khas daerah, parcel, pakaian baru, kue lebaran, ataupun amplop berisikan uang. Apapun hadiahnya, tentu membahagiakan bagi penerimanya. Ditambah lagi, momen lebaran memang sangat pas.

Namun bagaimana bisa memberikan hadiah saat kamu tidak bisa menginjakkan kaki di sana? Hey,kamu lupa dengan pak kurir yang paling setia mengantarkan barang? Nah, kamu bisa mencoba mengirimkan hadiah terbaik untuk keluarga jauh di sana. Sertakan juga sebuah kartu ucapan yang berisikan ucapan selamat berpuasa, atau selamat lebaran, dan tuliskan kerinduanmu pada mereka.

Mumpung lebaran belum dekat, sudah coba merencanakan hadiah apa untuk keluargamu di sana?

5. Saling Buat Video Kegiatan Lebaran

Tidak bisa bertemu langsung, memang menghadirkan kerinduan. Jauh di dalam lubuk hatimu, mungkin tersirat perasaan ingin berkumpul dan bersenang-senang dengan beragam aktifitas seru saat lebaran. Misalnya, acara makan ketupat bersama, nyaweran uang, mengunjungi tempat-tempat menarik di kampungmu, wisata kuliner, dan lain sebagainya. Sayang sekali ya kalau kita lewatkan begitu saja?

Kamu memang tidak perlu melewatkan momen-momen berharga itu. Tetapi kamu perlu memodifikasi momennya. Gak ribet kok. Kamu dan keluargamu disana cukup meluangkan sedikit tenaga dan kreatifitas untuk membuat Vlog. Wah aku gak mau jadi Youtuber! Aku bukan Atta Halilintar! Ssttt… siapa yang suruh kamu jadi Atta Halilintar sih?

Vlog yang nanti kamu buat bisa berupa kegiatan kamu selama lebaran. Dari mulai setelah usai sholat Idul Fitri, bermaafan dengan keluarga inti, menyajikan kue lebaran, makan ketupat bersama, bahkan sampai acara berwisata bersama keluarga. Tentunya wisata yang Rere maksud adalah wisata di lokasi terdekat rumahmu dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar ya, Dear.

Benarkah Mudik Virtual Ini Direkomendasikan?

Larangan mudik dari Pemerintah mungkin meresahkan kita semua, khususnya kita yang terbiasa dengan tradisi mudik di hari raya. Rere sangat menyadari bahwa bertemu dengan orang tersayang adalah obat dari kesepian dan segala gangguan mental. Dengan mudik, kita bisa saling bercerita tentang kejadian apapun yang telah kita lewati selama setahun belakangan.

Lantas, bagaimana dengan mudik virtual ini? Apakah manfaatnya bisa sama dengan mudik yang sesungguhnya? Jawabannya adalah semua tergantung dirimu sendiri. Kamu lah yang paling memahami dirimu sendiri dan bagaimana menyikapinya.

Baca juga : Self-Awareness Adalah Kesadaran Diri, Sekedar Itukah? 

Tetapi satu hal yang perlu kita prioritaskan saat ini adalah kesehatan. Sebab itu paling penting diantara semua egoisme kita saat ini. Bayangkan, jika kamu tetap memaksakan dirimu untuk pergi mudik dan ternyata justru menyebabkan keluargamu di sana jadi pasien baru Covid-19? Mereka yang seharusnya bisa kita lindungi, justru harus isolasi di rumah sakit. Miris bukan?

Apapun cara mudiknya, selama itu lebih baik dampaknya, mengapa tidak kita coba menerima Sebab, kebahagiaan bersama orang tersayang adalah tetap kita yang membentuknya.

Baca juga : Cara Menghilangkan Depresi dengan Mudah dan Cepat

Gimana? Sudah siap mudik virtual? Eitss.. puasa dulu, mudik kemudian yaa. Bukan hanya melindungi orang-orang tersayang, mudik virtual ini juga bisa me-refresh kesehatan mentalmu. Mungkin selama ini kamu jenuh dengan kegiatan yang itu-itu saja di rumah, tapi dengan mudik virtual bahagiamu jadi semakin berwarna. Selain itu, kamu dan mereka bisa tetap terkoneksi satu sama lain.