Pengertian Insecure dan Cara Mengatasinya

pengertian insecure

Insecure artinya merasa tidak aman hingga membuat seseorang merasa cemas dan malu. Perasaan tidak aman ini berefek pada bermacam-macam hal buruk yang bisa terjadi pada diri sendiri. Hal-hal buruk tersebut seperti adanya perasaan takut, malu, hingga tidak percaya diri.

Setiap orang pasti pernah merasa insecure, tidak percaya diri, dan merasa takut melakukan suatu hal. Bahkan orang yang selalu percaya diri dan memiliki percaya diri yang tinggi juga pernah merasakan insecure.

Insecure normal terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, perasaan ini banyak terjadi karena orang-orang mengonsumsi informasi sangat mudah dan terjangkau. Tapi merasa tidak percaya diri dalam waktu yang cukup lama secara berlebihan juga tidak baik. Hal itu akan memberikan efek buruk pada kesehatan mental, maupun kesehatan fisik.

pengertian insecure
Cara mengatasi insecure

Penyebab Insecure

Orang-orang sering bertanya apakah penyebab dari sebuah perasaan insecure. Pada umumnya, setiap orang memiliki alasan yang berbeda kenapa mereka bisa merasa insecure. Bisa jadi, perasaan insecure ini berasal dari kejadian traumatis yang pernah terjadi pada seseorang, seperti kerusakan rumah tangga, kegagalan dalam karir, maupun hal buruk lainnya.

Hal-hal buruk yang terjadi pada masa lalunya sangat berperan penting dalam menghadapi ketidakpastian sehingga memberikan perasaan cemas maupun insecure. Mereka akan merasa tidak percaya diri karena masa lalunya yang merasa tidak memberikan harapan. Hidupnya menjadi tidak terarah dan merasa terabaikan dari kehidupan social dan pertemanan.

Berikut adalah faktor penyebab kenapa seseorang merasa insecure

Takut Gagal

Takut terjadinya penolakan dan kegagalan adalah hal yang mengantui seseorang yang merasa insecure. Sebaiknya, cara memandang kegagalan perlu berubah menjadi sebuah fenomena yang memberikan banyak sekali pelajaran. Adapun kegagalan yang sudah terjadi memang mengajarkan bahwa setiap masalah yang terjadi pasti memiliki risikonya masing-masing

Sangat Perfeksionis

Memberi standar hidup yang tinggi memang akan menyakitkan jika sekali kita merasa jatuh. Tanpa kita sadari ,kita terlalu perfeksionis dalam menjalani keseharian kita.

Perfeksionis sangat dekat dengan insecure. Sebab dalam hidup ini, tidak semua hal yang kita inginkan dapat terjadi. Bahkan jika kita melakukan hal tersebut dengan mengorbankan banyak hal.

Terus-menerus menuntut ketidaksempurnaan dapat menyebabkan ketidakpercayaan pada diri muncul.

Kurang Percaya Diri

Wajar sekali jika setiap orang mengalami hal ini karena kejadian pada masa lalu yang buruk. Kejadian buruk tersebut dapat terjadi dpada lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun di wilayah sosial lainnya. Akibatnya, dalam situasi tersebut, seseorang akan merasa dirinya gagal dan mengalami perasaan insecure. Cobalah untuk memahami diri sendiri sehingga dapat menghargai dan percaya kalau sebenarnya hal tersebut tidak akan terulang lagi di masa akan datang.

Pengasuhan Yang Keliru

Cara orangtua dalam mengasuh anaknya dapat menjadi faktor insecure terbesar dalam diri seseorang. Itu terjadi karena telah menganggap keluarga sebagai lingkaran sosial terkecil dan yang paling berpotensi untuk mendukung malah memberikan hal yang jauh dari keinginan.

Keabaian dari pola asuh orang tua tersebut kerap terjadi oleh orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya sepanjang hari . Hingga anak yang tidak mendapatkan kasih saying dari orang tua sehingga merasa tidak aman atau insecure dengan dirinya sendiri.

Bullying

Korban dari perilaku bullying akan mudah merasa cemas dan takut dalam mengambil keputusan. Bullying biasanya terjadi dari faktor tempat tinggal, cara berpakaian, latar belakang ekonomi, serta perbedaan ras, agama, maupun etnis.

Dalam jangka yang Panjang, korban bullying akan merasa sulit untuk bersosialisasi dan merasa tidak percaya diri dengan dirinya dari pada lingkungannya.

Tanda-tanda Perasaan Insecure

Perasaan tidak aman atau insecure dalam durasi yang cukup lama akan berakibat buruk pada kehidupan seseoran. Kenali tanda-tanda insecure dalam diri agar terhindar dari rasa tidak aman tersebut.

  • Berada di Zona Nyaman

Pengalaman masa lalu mengakibatkan seseorang takut dan tidak percaya diri untuk keluar dari zona nyamannya. Kegagalan maupun kekecawaan dari masa lalu akan menyebabkan ketakutan yang akan menghambat perkembangan diri.

  • Menghindari Sosialisasi

Menghindari interaksi dengan orang lain adalah salah satu tanda insecure. Seseorang khawatir akan membicarakan berbagai pencapaian, prestasi, yang hanya membuat diri merasa down.

  • Haus Pengakuan

Pengakuan dan pujian dari orang lain sudah menjadi kebutuhan bagi orang yang insecure. Tanda-tanda ini seringkali ditemukan di media sosial dimana orang-orang berlomba untuk mendapatkan likes dalam jumlah sebanyak-banyaknya. Mereka akan membutuhkan hal itu untuk meningkatkan rasa kepercayaan dirinya.

  • Memandang Rendah Diri Pribadi

Pengalaman masa lalu  yang  buruk sering membuat percaya diri seseorang menghilang. Disini mengapa menghargai diri sendiri atas pencapaian-pencapaian sangat penting untuk dilakukan.

  • Membandingkan Dengan Orang Lain

Hal yang sering tidak sadar dilakukan adalah membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Padahal, pada dasarnya, setiap orang memiliki latar belakang dan proses yang berbeda. Membandingkan pencapaian diri dengan orang lain hanya menghambat diri untuk lebih berkembang.

Cara Mengatasi Perasaan Insecure

Apabila kamu paham dengan tanda-tanda insecure dan tanda tersebut ada dalam diri kamu, maka mulailah untuk memperbaiki diri. Berikut cara mengatasi perasaan insecure:

  1. Hindari orang yang membuat insecure

    Orang-orang yang malah lebih sering memberikan efek negatif pada diri hanya membuat kita jadi insecure daripada membuat kita semangat. Mulai sekarang, temukan lingkungan pertemanan yang sering memberikan energi positif, dan tinggalkan teman-teman yang toxic.

  2. Jangan membandingkan diri dengan orang lain

    Memang membandingkan diri dengan orang lain bisa menjadi tolak ukur dalam perkembangan pribadi. Tetapi hal ini akan menguras banyak energi yang terbuang, apalagi membandingkannya dengan orang yan toxic. Coba mulai fokus dengan potensi yang ada dalam diri sendiri.

  3. Fokus dengan diri sendiri

    Dengan mencintai diri sendiri, seseorang akan lebih tahu kekuatan dan kelemahan yang ada dalam dirinya. Hal ini akan memudahkan langkah dalam mencapai tujuan. Mengenali diri sendiri bisa memberi ruang yang lebih besar agar passion kita dapat tersalurkan tanpa adanya distraksi dari pihak lain.

  4. Berteman dengan orang yang positif

    Lingkungan saat berkembang sangat berpengaruh dalam menentukan karakterisitik pribadi. Berteman dengan orang yang suportif akan mendorong dan mencegah diri kita dari perasaan insecure. Hal ini penting pada seseorang yang merasa sedang melalui quarter life crisis.

  5. Bersyukur

    Dengan cara bersyukur, seberat apapun beban yang terasa, hal itu akan berkurang karena lapangnya dada saat menerima beban tersebut. Karena setiap orang pasti memiliki masalah dan tingkat kecemasannya masing-masing. Dengan dada yang lebih lapang, kita akan lebih fokus pada hal-hal yang telah menjadi kepunyaan kita dan akan terhindar dari perasaan tidak aman.

Walaupun perasaan insecure termasuk hal yang normal terjadi pada setiap orang, hal tersebut jangan dianggap remeh, karena bisa berakibat buruk bagi kesehatan mental. Lakukan tips di atas jika telah mengalami tanda-tanda perasaan insecure. Jika tindak kunjung hilang, komunikasikan apa yang dirasakan pada psikolog agar mendapatkan bimbingan yang benar.