Rebound Relationship, Beneran Sudah Move On Atau Hanya Pelampiasan?

Rebound Relationship

Rebound Relationship, Beneran Sudah Move On Atau Hanya Pelampiasan?

Rebound Relationship

Table of Contents

Putusnya suatu hubungan, tentunya sangat menyakitkan dan meninggalkan luka yang sangat mendalam ya Teman Rehat. Banyak sekali cara yang kita lakukan untuk menghindari rasa galau saat putus cinta. Salah satunya adalah mencari pengganti yang baru untuk mengalihkan rasa kehilangan tersebut. Namun, Teman Rehat, kalian harus menyadari jika Rebound Relationship bisa saja terjadi di masa seperti itu. Sebernarnya Rebound Relationship, beneran sudah move on atau hanya pelampiasan saja ya? yuk ketahui apa itu Rebound Relationship

Pada dasarnya, pengertian dari Rebound Relationship adalah suatu hubungan yang di bangun disaat seseorang baru saja putus dan belum benar – benar pulih dari keterpurukannya, yaitu putus cinta di hubungan sebelumnya. Ini sering kita sebut sebagai pelampiasan cinta.

Pelampiasan cinta ini, sangatlah menyakitkan untuk satu pihak. Karena saat satu pihak sudah menganggap serius suatu hubungan, tetapi satu pihak lagi masih belum serius bahkan masih mengingat mantan, itu sakit banget lho Teman Rehat.

Hubungan ini, sering kali terjalin bukan berlandaskan pada cinta, tapi berlandaskan pelampiasan dari hubungan sebelumnya. Ada juga yang berlandaskan dendam karena pada hubungan sebelumnya berakhir sangat menyakitkan. Hubungan ini juga beresiko untuk cepat berakhir karena tidak berlandaskan karena cinta.

Meski begitu, Rebound Relationship tidak selalu buruk lho Teman Rehat. Memang hubungan ini berawal bukan karena cinta, tetapi yang nama nya rasa itu karena terbiasa. Jika kita menjalaninya tidak menyertakan dendam dan mendapat pengganti yang cocok, bukan tidak mungkin seterusnya kita akan cepat move on dan melupakan luka di hubungan sebelumnya.

Berikut 6 tanda kamu sedang menjalani Rebound Relationship:

Baca Juga :

Curhat Ke Teman, Penting Apa Engga Sih??

5 Tips Mengatasi Quarter Life Crisis Tanpa Takut

1. Kamu Masih Sering Bercerita Tentang Mantan

Kamu masih sering bercerita tentang mantan kamu sebelumnya secara tidak sadar. Kebanyakan dari orang yang menjalin Rebound Relationship masi terbayang bayang akan moment moment kebersamaan Bersama mantan. Ini salah satu indikasi kalau sebenarnya kamu belum move on.

Jika saat PDKT hingga sudah menjalin hubungan kamu masih secara tidak sadar ngomongin mantan, itu tandanya kamu belum move on dan sedang di masa Rebound Relationship. Lagian, kalau di pikir – pikir, ngapain ya ngomongin mantan, padahal kita sudah ada yang baru, mendingan kita fokus dengan yang ada sekarang, siapa tau jauh lebih baik dari yang dulu.

2. Kamu Plin – Plan

Saat menjalin hubungan dengan pasangan yang baru. Kamu mereasa mood kamu sering kali berubah. missal 3 minggu kamu sangat perhatian dengannya tetapi di minggu berikutnya kamu berubah menjadi cuek, tidak perhatian itu tandanya kamu masih plin – plan terhadap perasaan mu dan pasangan mu.

Atau bahkan ada saat nya dimana kamu menghilang secara tiba – tiba, atau Bahasa gaulnya kamu ghostingin pasangan mu. Ini bisa kita simpulkan kalau sebenarna kamu masih belum siap untuk menjalin suatu hubungan yang serius. Jangan seperti ini ya teman rehat, ga baik.

3. Kamu Belum Mau Berkomitmen Dengannya

Salah satu prinsip yang biasanya orang – orang belum bisa move on ini adalah “Perlu kalau lagi butuh” . Ini artinya kamu hanya ingin dia disaat kamu lagi butuh saja. Dan kamu belum mau berkomitmen untuk lebih serius dengannya.

Jika salah satu dari kalian sedang bertemu dengan orang yang belum bisa berkomitmen, mendingan langsung tinggalkan saja deh, soalnya ini akan membebankan pikiran kalian juga lho. Lebih baik menjalin hubungan Bersama orang yang sudah siap untuk berkomitmen kan? memang untuk berkomitmen sangatlah susah, tetapi kita juga harus tau limit pada perasaan kita ketika menunggu pasangan untuk siap berkomitmen.

4. Kamu Sebenarnya Tidak Terlalu Suka Dengan Pasangan Yang Baru

Namanya juga rebound relationship ya Teman Rehat. Hubungan ini kan ga didasari oleh cinta. Hanya untuk pelampiasan sesaat, dimana kamu masih membutuhkan seseorang untuk mengalihkan perasaanmu. Banyak dari kita yang bilang “Jalani saja dulu” tetapi sebenarnya didalam hati kita tidak terlalu menyukainya.

Hal ini tentunya tidak bagus untuk kesehatan hubungan ya Teman Rehat, karena saat menjalin sebuah hubungan kita harus berlandakan suka sama suka, cinta sama cinta. Agar nantinya tidak ada yang menjadi korban dari perasaan yang di jalin saat berhubungan. Lebih baik untuk bilang secara langsung, siapa tau dia bisa menerimanya dan berusaha lebih keras lagi untuk meyakinkan perasan kamu.

5. Kamu Hanya Butuh Perhatiannya

Memang ya Teman Rehat, disaat kita sedang galau, kita sangat butuh perhatian lebih dari seseorang. kita butuh tempat cerita, kita butuh kasih sayang, dan pastinya kita butuh perhatian yang lebih. Banyak dari orang yang terjebak pada Rebound Relationship ini masalahnya hanya butuh perhatian dari pasangan barunya ini.

Ketika kamu hanya butuh suatu perhatian tetapi kamu tidak memberikan perhatian kembali, ini tandanya kamu benar – benar belum bisa move on dari yang terdahulu. Sebaiknya, jika butuh teman curhat atau perhatian kalian bisa saja menghubungi sahabat kalian untuk curhat, siapa tau mereka bisa memberikan solusi dan tentunya kamu tidak harus menyakiti perasaan orang lain.

6. Kamu Tidak Mengenalkannya Pada Temanmu

Karena ini sebenarnya hanya pelampiasan kamu saja dan tidak mengganggap ini suatu hubungan serius, maka kamu enggan membawa pasanganmu ke teman – temanmu untuk dikenalkan. Bahkan banyak dari kamu yang terjebak dalam Rebound relationship lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman ketimbang dengan pasangan barunya.

Padahal kan jika memiliki hubungan yang baru dengan orang yang baru, harus dikenalkan ya Teman Rehat ke orang – orang terdekatnya, dan siapa tau bisa ngedate bareng sahabat.

Baca Juga :

Tes Psikologis Kejiwaan Secara Mandiri, Bisakah?

Cara Meningkatkan Percaya Diri Dengan 10 Langkah

Nah, Salurehat sudah membahasa apa sih maksud dari Rebound Relationship dan tanda tandanya jika kalian sedang berada di posisi itu sekarang. menurut kalian, sebenarnya Rebound Relationship itu sudah move on apa belum sih? dan apakah Rebound Relationship itu baik atau buruk?  yuk utarakan pandangan kalian di kolom komentar ya