Solo Travelling: Manfaatnya Untuk Kesehatan Mental

solo travelling

Solo Traveling: Manfaatnya Untuk Kesehatan Mental

traveling

Saat sedang suntuk dengan rutinitas dan aktivitas pekerjaan sehari-hari, seringkali muncul keinginan untuk rehat sejenak menghibur diri. Ada banyak sekali cara untuk menghibur diri, bisa dengan membaca buku, mendengarkan musik, menonton film, maupun solo travelling. Semua itu adalah bentuk hiburan agar diri tidak stress dengan pekerjaan.

Table of Contents

Biasanya, orang-orang melakukan liburan, jalan-jalan atau travelling minimal sekali dalam setahun. Solo travelling atau liburan sendirian sudah menjadi tren sejak 2019. Apalagi jika belum menikah dan masih single, bepergian solo travalling bisa menjadi pilihan kamu untuk hiburan.

Keluar Dari Zona Nyaman

Bepergian dengan seorang diri akan membuat kita keluar dari zona nyaman. Bepergian bersama temanataupun keluarga akan menyebabkan saling ketergantungan. Kamu akan terbiasa dengan kesendirian dan kemandirian. Menjadi pribadi yang lain dari biasanya. Memang kita tidak bisa hidup tanpa orang lain, tapi dengan solo travelling, kamu tidak punya lain dan hanya bisa mengandalkan diri sendiri.

Belajar Mandiri

Belajar tidak bergantung pada orang lain akan menggali potensi kemandirian kita. Apalagi, dengan berkembang menjadi dewasa, kemandirian sangat kamu perlukan agar bisa bertahan hidup. Kamu akan berlatih melawan rasa malas, melawan rasa takut, dan melawan hal-hal lainnya yang akan kamu rasakan jika sedang sendirian.

Contoh kecil yang akan kamu hadapi adalah mencari tempat makan sendirian, menjelajahi lokasi wisata sendiri, melatih keberanian dengan bertanya saat di jalan, sampai memutuskan apa pun dengan keyakinan diri sendiri.

Menemukan Jati Diri

Kebanyakan anak muda yang berumur 20an tahun banyak mengalami masalah quarter life crisis. Masa-masa krisis tersebut menjadi ajang pencarian jati diri bagi anak seumurannya. Mencari jawaban dari pertanyaan siapa kita sebenarnya, untuk apa kita hidup, apa saja hal berfaedah yang sudah pernah terjadi, dan lain-lain sebagainya.

Tak hanya pertanyaan tersebut, sering kali pada umur-umur tersebut, kamu juga lebih sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Banyak sekali kekurangan yang ada dalam diri tanpa memahami kelebihan kita yang sesungguhnya.

Lebih Percaya Diri

Saat melakukan solo travelling, kamu akan terbiasa memutuskan sesuatu dengan sendiri tanpa ada keterlibatan orang lain. Biasanya dengan berwisata bersama teman-teman dan keluarga, kita terbiasa mengambil keputusan secara bersama-sama dengan menimbang-nimbang konsekuensi yang terjadi.

Dan ketika solo travelling, semuanya harus kita hadapi sendirian. Semuanya bergantung dengan rasional, insting, dan konteks tertentu. Kamu akan terpaksa untuk percaya pada diri sendiri dengan segala hal yang akan terjadi.

Bertanya pada warga setempat, memilih wisata kuliner yang enak, termasuk menghadapi masalah-masalah yang terjadi ketika berwisata. Pada saat itu, kepercayaan dirimu akan semakin terasah dengan baik.

Sembuh Dari Patah Hati

Hal yang paling sering saat kamu mengalami patah hati adalah curhat ke teman ataupun keluarga. Tetapi jika itu belum bisa menyembuhkan patah hati yang kamu rasakan, kamu bisa mencari suasana baru dengan melakukan wisata sendirian.

Dengan melakukan wisata dengan sendirian, tanpa ada teman-teman dan keluarga yang menemani, kamu malah lebih bisa berbicara pada diri sendiri dengan kualitas yang lebih baik. Akan banyak hal menarik yang bisa kamu dapatkan jika bepergian dengan seorang diri. Contohnya dengan menemukan hal baru.

Bisa saja mereka bisa memberikan kamu perspektif baru tentang kehidupan, maupun tentang relationship. Dari hal itu, kamu tidak akan merasa paling sedih sendirian karena kamu juga mengetahui bahwa masih banyak orang yang tidak seberuntung kita.

Bebas

Dengan bepergian seorang diri, kamu akan bebas melakukan apapun semau kamu. Kamu bebas memilih destinasi apa yang akan kamu datangi. Kamu bebas memilih moda transportasi apa yang bisa kamu pakai. Dan kamu akan merasa benar-benar bebas pada saat itu.

Tips Melakukan Solo Travelling

traveling

Menurut seorang solo traveler, Satya Winnie, berikut adalah tips yang perlu kamu lakukan untuk yang mau melakukan solo travelling.

1. Cari Tahu

Sebelum berangkat untuk berwisata, cari tahulah tentang destinasi yang akan menjadi tujuan wisata. Lakukan riset lokasi tersebut hingga moda transportasi yang bisa kamu gunakan untuk ke tempat tujuan dan kembali lagi ke rumah.

Yang perlu kamu cari tahu juga terkait dengan biaya yang perlu kamu keluarkan, cuaca di tempat destinasi wisata. Semua itu akan berguna saat kamu menyusun itinerary wisata.

Tapi banyak juga yang tidak melakukan riset terlebih dahulu dengan alasan bahwa wisata tanpa riset itu lebih menantang. Akan tetapi, jika kamu mencari tahu dahulu sebelum berangkat, kamu akan lebih aman dari hal-hal darurat yang akan terjadi ketika berwisata.

2. Budgeting dan Itinerary

Buatlah rincian anggaran pengeluaran sebelum berangkat berwisata dengan merencanakan daftar kegiatan apa saja pada saat wisata. Dalam perencanaan itu, buatlah sedetail mungkin sampai hal-hal tidak terduga juga. Hal ini akan mencegah dari over budget saat sudah berada lokasi destinasi. Sama halnya juga pada itinerary yang sudah terencana, detailkan mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali pada hari tersebut.

Yang tidak kalah penting untuk kamu siapkan adalah moda transportasi yang digunakan saat berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain.

3. Pisahkan Dokumen Dan Uang

Saat berada di lokasi destinasi wisata, hal-hal tidak terduga sering terjadi, termasuk juga kejahatan. Kalau kata bang napi, kejahatan tidak hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan, waspadalah.

Maka dari itu, lakukanlah manajemen yang ekstra hati-hati ketika menjaga barang-barang berharga yang kamu bawa berwisata ke tempat destinasi. Barang-barang berharga yang paling penting kamu awasi adalah alat dokumentasi, dokumen berharga, dan uang.

Sebaiknya, pisahkan tempat penyimpanan dokuman dan uangsaat sedang bepergian. Hal ini untuk mencegah kehilangan barang dan dokumen berharga ketika dompet tempat menyimpan uang tercuri oleh seseorang, maupun terjadi kehilangan.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya membuat salinan dokumen-dokumen penting yang wajib seperti passport, KTP, dan dokumen penting lainnya.

4. Manajemen Packing

Tentu saja, salah satu hal yang paling penting dalam melakukan solo travelling adalah packing. Tidak mungkin kamu melakukan solo travelling dengan menenteng semua barang yang kamu bawa setiap harinya. Maka dari itu bawalah barang-barang ataupun pakaian seefisien mungkin.

Karena tidak jarang kita melakukan wisata dan lalai melakukan manajemen pakaian. Dengan alasan khawatir tidak memiliki cukup pakaian jika yang akan terpakai cuma sedikit. Tapi yang terjadi adalah banyak pakaian yang tidak terpakai karena kelebihan.

Misalnya, jika melakukan travelling selama 5 hari, cukup bawa 5 pasang pakaian agar bawaan tidak terlalu banyak.

5. Catat Nomor Penting

Yang terakhir, kamu memerlukan nomor-nomor penting jika ada peristiwa darurat yang akan terjadi di kota lokasi destinasi kamu. Nomor-nomor penting yang harus kamu miliki seperti nomor telepon penginapan, nomor telepon polisi, nomor telepon rumah sakit maupun puskesmas, dan nomor-nomor penting lainnya yang sesuai dengan tipe perjalanan wsiata kamu.

Dan yang tidak kalah penting adalah nomor telepon keluarga-keluarga terdekat agar kamu bisa memberi kabar jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak kamu inginkan.

Masih takut melakukan solo travelling?