Tes Psikologis Kejiwaan Secara Mandiri, Bisakah?

Tes psikologis kejiwaan

Tes Psikologis Kejiwaan Secara Mandiri, Bisakah?

Zaman terus berkembang, semakin banyak orang yang peduli pada psikologis atau kejiwaan dirinya. Belum lagi, dengan adanya Google yang membuka akses informasi selebar-lebarnya untuk kita yang ingin tahu banyak hal.  Ketika merasa diri ada yang tidak beres, hati kita cepat tergerak untuk tes psikologis kejiwaan. Namun, adanya internet menggoda kita untuk mencoba tes psikologis kejiwaan secara mandiri.

tes psikologis kejiwaan

Sumber: Pexels.com

Isi Artikel

Kita berpikir bahwa hanya dengan bermodalkan informasi gejala-gejala gangguan psikologis yang kita alami, itu sudah cukup untuk menyimpulkan gangguan kejiwaan kita secara mandiri. Penyebabnya, kita merasa malu atau bahkan takut untuk datang berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.  Kita merasa gangguan kejiwaan tersebut bukan sesuatu hal yang serius untuk segera ditangani oleh ahli.

Tapi, apakah hal itu bisa dibenarkan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Salurehat menghadirkan hasil temuan untuk tes psikologis kejiwaan yang kamu butuhkan!

Tes Psikologis Kejiwaan Melalui Internet

Siapa sih yang tidak suka yang praktis? Salurehat menyadari kebutuhan banyak orang yang membutuhkan tes psikologis kejiwaan melalui internet sehingga tidak harus langsung bertemu psikiater. Nah, Salurehat berhasil menemukan tiga website atau platform yang menyediakan tes psikologis kejiwaan secara gratis. Apa saja itu? Simak di bawah ini baik-baik ya!

1. Mental Health America (MHA)

Sesuai dengan namanya, Mental Health America (MHA) adalah organisasi nirlaba berbasis komunitas terkemuka di negara Amerika yang berfokus pada menangani kebutuhan mereka yang hidup dengan penyakit mental. Selain itu, MHA memiliki misi memperkenalkan informasi kesehatan mental secara utuh.

 

Mental Health Test by MHA

Fitur Mental Health Assessment untuk tes psikologis

Walaupun buatan Amerika, segala informasi MHA ini bisa kamu manfaatkan karena informasi kesehatan mental bersifat universal. Jadi, bukan tertuju pada warga negara tertentu saja. 

Di MHA, kamu bisa melakukan tes psikologis kejiwaan sebagai skrining awal. Bahkan beberapa pilihan tes psikologis spesifik juga bisa kamu coba, seperti tes depresi, tes psikosis, tes PTSD, tes anxiety, bahkan hingga tes bipolar. Sehingga, kamu cukup menjawab sejumlah pertanyaan sederhana sesuai kondisi yang sedang kamu alami. Dari situlah, kamu memperoleh hasil tes dan saran selanjutnya. Menarik bukan? Coba tes disini!   

Baca juga : Anxiety Disorder, Apa Saja Jenis–Jenisnya?

2. Psychology Today

Psychology Today adalah sebuah platform yang peduli pada kesehatan mental. Di platform tersebut, Psychology Today telah mengumpulkan sekelompok psikolog, akademisi, psikiater, dan penulis terkenal untuk menyumbangkan pemikiran dan ide mereka. Khususnya pada isu “psikologi hari ini”.

Salah satu fitur menarik yang tim Salurehat temukan adalah “mental health assessment” yang berguna untuk mengetahui secara dini gangguan kejiwaan seseorang. Meskipun hanya dalam bahasa Inggris, kamu bisa kok memanfaatkan Google Translate agar lebih mudah menjawab setiap pertanyaan. Karena bahasa Inggris yang digunakan cukup sederhana. Jadi kamu gak perlu khawatir ya Teman Rehat. Coba klik disini untuk langsung mencobanya!

Tes psikologis melalui Psychology Today.

 

Fitur mental health assessment ini berupa sejumlah pertanyaan alias kuisioner dalam bentuk jawaban check list. Jawab pertanyaan sejujur-jujurnya sesuai dengan kondisi yang sedang kamu alami agar hasilnya sesuai. Jadi pastikan juga kamu mengerjakannya saat kamu sedang aman dari berbagai distraksi selama 15-20 menit kedepan.

Mungkin kamu bertanya-tanya, seperti apa hasil yang akan kamu dapatkan dari tes psikologis kejiwaan melalui Psychology Today. Nah, tim Salurehat sudah mencoba tes psikologis melalui platform tersebut kok.

Hasil mental health assessment untuk tes psikologis kejiwaan.

Dan ternyata hasilnya berupa penjelasan skrining awal untuk mengetahui gejala gangguan kejiwaanmu. Kamu juga akan mendapatkan saran untuk langkahmu selanjutnya. Jika memang gangguan kejiwaan tersebut sudah serius, tentu kamu sangat disarankan untuk mendatangi psikolog atau psikiater.  

3. Helpyourselfhelpothers.org

Satu lagi nih dari MindWise Innovations, yang menyediakan juga tes psikologis sebagai cara tercepat skrining awal. Program ini sepenuhnya “anonim”. Sehingga privasimu tetap aman. Setelah kamu tuntas menjawab kuesioner singkat tes psikologis tersebut, dapatkan hasil dan rekomendasi saran untuk masalah kejiwaanmu.

Tes psikologis helpyourself.org

Sejumlah pertanyaan sederhana dari tes psikologis ini hanya memakan waktu kira-kira 10-15 menit saja. Di akhir sesi kamu akan tahu, kondisi kejiwaanmu cenderung mengarah kepada jenis gangguan kejiwaan apa. Apakah depresi, anxiety, PTSD, bipolar, atau gangguan kejiwaan lainnya. Tentunya, hasil tersebut tidak bisa kamu jadikan acuan akurat sebagai jenis gangguan kejiwaan atau mentalmu. Jadi, rekomendasi terbaik mengacu pada tes psikologis kejiwaan yang lebih lengkap dengan psikiater. 

Penasaran mencobanya? Kamu bisa coba disini!

Simak juga : Berkebun Di Rumah Dapat Mengurangi Stress Loh

Bolehkah Mengandalkan Tes Psikologis Secara Mandiri?

Sekarang kamu sudah memiliki referensi untuk tes psikologis melalui internet. Akan tetapi, penting sekali kamu pahami bahwa tes psikologis online bukan acuan atuma. Sebab, tes psikologis yang tersedia di internet hanya sebagai skrining awal yang bersifat informasional, bukan diagnostik. Jadi tetap saja itu bukan untuk menggantikan kunjungan dengan psikiater atau psikolog.

Menurut Psychology Today, saat kamu mendiagnosis diri sendiri, pada dasarnya kamu berasumsi bahwa kamu mengetahui seluk-beluk diagnosis tersebut. Hal ini bisa sangat berbahaya, karena orang akan mudah berasumsi bahwa mereka dapat menduga apa yang sedang terjadi dengan diri mereka sendiri. Padahal bisa saja kamu melewatkan penyakit penyerta. Misalnya, jika kamu mengalami gangguan panik, kamu mungkin melewatkan diagnosis hipertiroidisme atau detak jantung tidak teratur.

 

Konsultasi dengan psikiater

 

Konsultasi dengan Psikiater

Seorang psikiater tentu tidak asal-asalan dalam menetapkan jenis gangguan kejiwaan yang diderita pasiennya. Bersumber dari Alodok, psikiater akan melakukan pemeriksaan medis kejiwaan dengan mewawancarai pasien atau keluarganya. Pertanyaan yang akan diajukan meliputi:

  • Gejala yang dialami, termasuk sejak kapan gejala muncul dan dampaknya pada aktivitas sehari-hari.
  • Riwayat penyakit mental pada pasien dan keluarganya.
  • Peristiwa di masa lalu yang memicu trauma.
  • Obat-obatan dan suplemen yang pernah atau sedang dikonsumsi.

Guna menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit lain, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Salah satu pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah tes darah.

Melalui tes darah pula, dokter dapat mengetahui apakah gejala pada pasien disebabkan oleh gangguan tiroid, kecanduan alkohol, atau penyalahgunaan NAPZA.

Kesimpulan

Kita bisa mengetahui dan melihat diri kita sendiri, tapi terkadang kita membutuhkan cermin untuk melihat diri kita dengan lebih jelas. Dokter adalah cermin itu. Ia akan benar-benar memastikan gangguan kejiwaanmu dan memberikan penanganan terbaik sesuai dengan standar kedokteran. Sehingga gangguan kejiwaanmu akan semakin membaik lambat laun. Maka, selain tes psikologis mandiri, kamu tidak perlu ragu untuk menemui psikiater ya.

Baca juga : Perbedaan Psikolog Dan Psikiater Yang Sering Dianggap Sama

 

Share artikel ini yuk!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn